Foto Bersama, Abdul Ghofur Maimoen, KKN STAI AL ANWAR
Dalam rengka memeriahkan acara malam puncak kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa STAI Al Anwar Sarang menggandeng para pemuda desa untuk mengadakan pengajian akbar. Pengajian tersebut bertempat di Balai Desa Bamban, Pamotan Selasa (9/2) malam. Selain menggandeng Ikatan Remaja Masjid dan Fatayat desa Bamban, para mahasiswa juga mengajak seluruh warganya untuk turut aktif dalam mensukseskan pengajian tersebut.
Ketua kelompok II KKN STAI Al Anwar, Rofiqul Umam mengungkapkan, dengan membawa misi “membela dan menumbuhkan prakarsa masyarakat” maka menumbuhkan sikap kerja sama dan memberdayakan masyarakat lokal merupakan suatu hal yang positif dan sesuai dengan tujuan KKN kami.

 “Hampir dalam setiap kegiatan kami selalu melibatkan masyarakat. Terutama kalangan pemuda. Termasuk dalam acara pengajian ini, semua agenda dan susunan acara merupakan gabungan antara pemuda dan remaja masjid Desa Bamban,” lanjut Umam.
Acara yang bertajuk “Ngaji Bareng KH. Abdurrouf Maimoen, memeriahkan malam puncak KKN Kelompok II STAI Al Anwar” ini dihadiri oleh hamper seluruh warga Bamban, meski diguyur hujan sejak sore, hal ini tidak menyurutkan antusiasme warga untuk menghadiri acara tersebut. Hadir pula dalam pengajian tersebut, Ketua STAI Al Anwar, Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, Bupati terpilih, Bapak H. Hafidz dan Camat Sarang, Bapak Wiyoto.
Foto Bersama, Abdul Ghofur Maimoen, KKN STAI AL ANWAR“Meski, KH. Abdurrouf Maimoen yang menjadi pembicara utama dalam pengajian tersebut berhalangan hadir, acara tetap berlangsung dengan hidmat karena dihadiri oleh dua putra Mbah Maimun, KH. Abdul Ghofur Maimoen dan KH. Idror Maimoen. Terlebih bapak bupati turut hadir”  ungkap Akrom Adabi, koordinaotr program kelompok II KKN STAI Al Anwar.
Dalam pengajian tersebut, selain member motifasi dengan kisah Umar Bin Khattab yang pandai dalam urusan agama dan negara, Agus Idror Maimoen juga menyampaikan kecintaannya pada penuntut ilmu, dari apapun latar belakangnya, entah santri atau mahasiswa.

“Jadi, Kuliah itu mencari ilmu, dan KKN ini amalnya. Jika keduanya dilakukan maka akan memunculkan sebuah ketaqwaan”  ungkap Gus Iid, sapaan akrab Agus Idror Maimoen.