Penulis: Akrom Adabi

Diproteksi: Makhluk Tuhan Paling Embuh (2)

Makhluk Tuhan Paling Embuh (2) Kau tahu, Yeng? Dulu surat yang saya titipkan padamu sudah sampai. Sudah pula dia baca. Saya tidak tahu kalau dia bakal setersentuh itu ehehe. Maka, untuk yang kali ini, cukup sampyan saja yang baca,jangan sampaikan ke dia. Saya tidak mau membuatnya takut kehilangan. Karena takut adalah bagian dari hidup yang menyesakan. Dear Iyeng yang berkumis tapi tambah manis Gimana kabar? Sehat? Saya ingin melanjutkan cerita yang dulu, cerita yang sempat terhenti sebab kesedihan yang melanda Bella setelah surat itu dibaca olehnya. Kau tahu, Yeng? Dulu surat yang saya titipkan padamu sudah sampai. Sudah pula dia baca. Saya tidak tahu kalau dia bakal setersentuh itu ehehe. Maka dari itu, saya memilih untuk tidak melanjutkan. Biarkan surat berikutnya menjadi draft dalam hati saya. Dan tidak akan saya tuangkan. Tetapi, kemarin saya berjanji padanya untuk membuat sebuah tulisan.  Maka, saya terpaksa harus membuatnya. Tetapi untuk yang kali ini, cukup sampyan saja yang baca,jangan sampaikan ke dia. Saya tidak mau membuatnya takut kehilangan. Karena takut adalah bagian dari hidup yang menyesakan. Wahai Iyeng yang berkumis tapi manis. Sampyan kenal dekatkah sama Bella? Dia orangnya kog ya baik banget. Dia adalah kekasih yang demokratis. Selalu ogah ganggu saya. Padahal, sebagai kekasih yang amatir, saya ingin sesekali dia mengganggu saya.  Dia memberikan kebebasan kepada saya. Sesekali saya harus mengatakan nganggur di sela-sela kesibukan. Sebab, jika saya berkata ada kegiatan, pasti...

Read More

Teruntuk Kelas 1C MHD

Bocah Karbitan & Kado Wisuda Tuhan maha mendengar dan dia mempersilahkan siapa saja untuk berdoa, termasuk melalui secarik kertas yang sampeyan-sampeyan berikan pada saya. Teruntuk kawan-kawan MHD kelas 1 C Kalian adalah sekumpulan mbok-mbok, eh mbak-mbak yang warbasyah Biasanya, saya hanya berusaha memasang wajah lugu sambil berujar “aku lho isin, terus piye enake aku ” sambil nyengar-nyengir tidak jelas. Tapi justru itu adalah ketulusanku berterimakasih kepada kalian, Tenaaan!!!! 😀 Saya jadi bertanya-tanya, memangnya siapa saya ini, bocah karbitan yang tidak jelas, kog mau-maunya ada yang ngucapin selamat atas wisuda saya dan membawakan sekotak hadiah, eh dua nding :D. Tapi ya pokoknya...

Read More

Prosesi Wisuda Yang Tidak Bisa Biasa Saja

Prosesi Wisuda Yang Tidak Bisa Biasa Saja Sebab mencari ilmu adalah kewajiban bagi sesiapa yang memiliki akal waras, Jenjang ini juga masih jauh untuk ikut mewujudkan sepenggal amanat proklamasi, “memberantas kebodohan” Mulanya, saya ingin biasa saja. Saya ingin mempertahankan keyakinan bahwa wisuda berikut gelarnya bukanlah kerang ajaib yang layak untuk di-dewa-kan. Sebab mencari ilmu adalah kewajiban bagi sesiapa yang memiliki akal waras, agama sudah mengkultuskannya. Jenjang ini juga masih jauh untuk ikut mewujudkan sepenggal amanat proklamasi, “memberantas kebodohan”. Tetapi, saya yang tadinya pengen biasa saja pada akhirnya harus berpura-pura biasa saja. Sebab prosesi wisuda tetaplah prosesi sakral yang mengimingi...

Read More

Diproteksi: Gara-gara Makhluk Tuhan Paling Embuh

Makhluk Tuhan Paling Embuh Jika sampyan bertemu dengan seseorang yang bernama Bella, tolong bacakan surat ini untuknya, tolong ya! jangan ke yang lain. J sengaja saya kirimkan surat ini ke kamu, semata karena saya percaya kamu, sudah itu saja. Jadi kamu jangan GR :p Lalu Kamu Ingin Buat Cerita Yang Seperti Apa? Saya Diam Terlalu Lama Yeng, sebagai manusia normal, sampyan pernahkan merasakan cinta dengan seseorang? Jadi begini, saya tidak tahu, saya tidak yakin kalau ini yang dinamakan cinta, tapi saya justru lebih tidak yakin lagi kalau ini bukan cinta. Ya, Mbuh lah. Aku gak tau. hehe. Soalnya, Mbah Tedjo pernah kata “jika masih cintamu itu beralasan, maka yakinlah itu bukan cinta”. Lha gimana coba, biasanya, saya suka sama wanita dari gaya bicaranya. Gaya bicara bagi saya adalah sebuah seni yang amat perlu diperhitungkan. Lha dia itu malah pendiam lho!. Kadang, saya suka wanita karena kecerdasannya, itu adalah bagian anugrah yang bisa saya turunkan ke anak-anakku nanti. Juga dari agamanya, yang ini pasti. Kadang juga karena kecantikanya. Sependek perasaan saya, masih banyak wanita yang mengungguli dia dalam beberapa kriteria itu, tapi ya kog mbuh. Mungkin itu namanya kejujuran hati. Cinta itu kan gak butuh alasan? sampyan setuju kan, Yeng? Rasa itu ada sudah lama, lama sekali. Kalau boleh jujur bahkan masih utuh sampai sekarang. Saya merasa nyaman saat bersama dengan dia. Akhir-akhir ini saya sering kali mendapat kesempatan untuk mengobrol...

Read More

NASIONALISME SANTRI ; MENGAJI DAN MENGABDI

  Kawan-kawan saya sekarang sudah pandai bercakap, terlebih jika diajak bicara soal fiqih. Biasanya saya hanya menjadi pendengar setia, sambil diam-diam mbatin dalam hati “As****!! perasaan podo2 mangan segone, kog pintere bedo yo!”. Ah, mungkin aku terlalu asyik mencari Pokemon. Sehingga jauh terpaut antara aku dan mereka. Jika bersama mereka, rasa-rasanya kog saya tidak lebih dari sedotan ale-ale. Tetapi, justru dari situ saya selalu menemukan semangat baru kala berkumpul dengan mereka. Saya tidak mau, sepulang nanti saya dicap sebagai “santri karbitan” hanya karena tidak memiliki karakter dan jiwa santri yang kaffah. Sebagai santri Sarang, saya ingin menjadi santri Sarang...

Read More